Hari Terakhir

Ini merupakan lanjutan dari postingan sebelumnya.
Bandung, menyisakan banyak sekali kenangan. Satu bulan di sini terasa kurang. Masih banyak tempat-tempat yang belum dijelajahi, masih banyak teman yang belum dikunjungi.

image

Mahasiswa UI dan Akfis Dustira foto bersama

Sedikit membahas tentang Bandung, kota metropolitan ini memiliki kultur masyarakat yang lembut dalam bertutur. Maklum, sebagian besar warganya diisi oleh keturunan dengan aksen sunda. Bahasa yang dipakai tidak menjadikan orang lain yang mendengar menjadi naik pitam. Halus, lembut, membumi, begitulah mereka dalam bercakap.

Selama di sini menjalani kegiatan praktik klinik, saya mendapatkan banyak sekali pengalaman, teman, dan hal lain yang tidak terduga. Di RS, bukan cuma kami –anak UI– saja yang sedang magang atau praktik, tetapi mahasiswa akfis di salah satu daerah dari Cimahi juga melakukan hal yang sama dengan kami. Mereka baik, ramah, tidak ada satu pun dari mereka yang menunjukan sikap tengil, sombong atau sejenisnya. Sifat-sifat itulah yang membuat saya nyaman dengan mereka, berbagi ilmu, dan sekedar bercengkrama.

Selain mereka, pembimbing lahan di RS ini juga baik. Mereka dengan antusias memberikan apa-apa yang mereka miliki kepada kami. Ilmu, wejangan, atau sekedar ‘say hello’ selalu saja mereka bisa sebarkan. Hal ini yang membuat saya pribadi respek dengan mereka. Berbicara tentang pembimbing lahan, ada dua orang yang saya sangat dekat dengannya. Mereka masih muda, masih sekitar tiga tahun yang lalu diterima bekerja sebagai fisioterapis di sini. Nyambung, itulah hal pertama yang saya rasakan ketika ‘ngobrol’ dengan mereka.

Kedekatan dengan pembimbing dan teman-teman satu lahan membuat saya merasa memiliki mereka. Banyak yang kami bicarakan, mengenai olahraga khususnya. Kami –mahasiswa laki-laki dan dua orang pembimbing tersebut, memiliki hobi yang sama, futsal. Iya, tercatat sudah dua kali kami bermain futsal bersama. Siapa yang menyangka saya bisa sampai sedekat ini dengan mereka? Siapa yang menyangka saya bisa sampai bermain futsal ‘bareng’ mereka?

Iya, semua ini kejutan di luar dugaan, di hari terakhir ini, rasanya saya masih ingin berbagi, bercengkrama dengan mereka. Semoga suatu saat bisa kumpul bersama lagi. Sekian

Advertisements

4 thoughts on “Hari Terakhir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s