Sajak Rindu

Ini sajak rindu, ini cerita rindu.

Aku rindu, rindu berkumpul dengan orang-orang yang melingkar.

Aku rindu, rindu berkumpul dengan orang-orang yang dalam diamnya selalu saja meminta pengampunan, menyebut-nyebut Rabb nya dan selalu saja memujinya

Aku rindu, rindu berkumpul dengan orang-orang yang dalam lingkarannya selalu saja bershalawat atas Nabi nya, nabi seluruh alam sekalian penutup nabi yang lalu-lalu

Aku rindu, rindu berkumpul dengan orang-orang yang dalam melingkarnya senantiasa menjaga hafalannya, mengupdate amalan hariannya sesibuk apapun aktivitasnya

Aku rindu, rindu dengan orang-orang yang senantiasa melantunkan sajak-sajak Nya sambung-menyambung, bergiliran hingga usai satu ‘ain

Aku rindu, rindu berkumpul dalam lingkaran yang di dalamnya senantiasa berbicara tentang masa depan, berceloteh tentang ‘aku mau masuk universitas ini itu, aku kesulitan belajar materi tentang ini itu, aku ingin kita tetap bersama, bahkan seandainya waktu terus berjalan, terus menyisakan usia kita yang semakin renta, kita tetap bersama.’

Aku rindu, rindu dengan orang-orang yang melingkar, yang ketika jauh, kita saling berkumpul di rumahmu, sekedar menghabiskan sajian alakadarnya di kediamanmu sambil bercanda ini itu dan mengeluarkan gelak tawa yang tiada tertahan

Aku rindu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s