Alasan Mengapa Sholat dihisab Paling Awal

Sholat adalah ibadah wajib yang dilakukan oleh umat Islam. Di dalam kehidupan sehari-hari, umat Islam melaksanakan ibadah sholat sebanyak lima kali. Sholat subuh dua rakaat, dzuhur empat rakaat, ashar empat rakaat, maghrib tiga rakaat, dan isya’ empat rakaat. Jika diakumulasikan, ada tujuh belas rakaat sholat yang wajib dilakukan oleh umat Islam dalam sehari.

Di dalam Al-Qur’an telah dijelaskan asal-usul mengapa umat Islam mendapatkan kewajiban sholat. Melalui peristiwa Isra’ Mi’raj yang dilajani Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha dan dilanjutkan menuju Sidratul Muntaha, Allah memberikan ‘perintah’ ini kepada Nabi Muhammad, langsung tanpa perantara. Seperti yang telah diketahui bahwa Rasulullah ketika itu sedang mengalami kesedihan yang amat mendalam. Beliau kehilangan dua sosok luar biasa yang sangat membela dakwahnya. Khadijah dan Abu Thalib pergi meninggalkan Beliau yang saat itu sedang membutuhkan dorongan semangat dari para sahabat dan keluarganya. Lalu Allah yang Maha Kuasa ‘menghibur’ Beliau yang sedang dirundung duka dengan memperjalankan Nabi ke langit.

Memang suatu hal yang sulit diterima akal sehat ketika Nabi melakukan perjalanan Isra’ Mi’raj, tidak mungkin seorang nabi yang hanya manusia biasa mampu menjangkau langit hanya dalam waktu semalam. Namun, jika Allah sudah berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin di sisi-Nya. Hanya logika keimanan lah yang mampu mencerna dan menerima kebenaran peristiwa langka ini.

Sholat adalah hadiah yang diberikan langsung dari Allah kepada umat Islam. Hadiah inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa sholat merupakan amalan yang dihisab paling awal. Sebagai contoh, Karim mendapatkan hadiah sebuah buku dari sahabatnya, Akmal. Suatu hari Akmal menanyakan kepada Karim mengenai buku yang dia berikan apakah buku tersebut sudah dibaca atau belum atau hal-hal terkait. Adalah hal yang wajar ketika Akmal menanyakan buku tersebut kepada Karim. Hal tersebut merupakan suatu ukuran seberapa besar Karim mengapresiasi pemberian yang diberikan oleh Akmal. Seperti itulah kira-kira mengapa Allah menjadikan sholat sebagai prioritas utama dalam penghisaban amal umat Islam. Seberapa besar kita mengapresiasi ‘hadiah’ dari Allah untuk kemudian bisa memberikan jawaban yang memuaskan ketika ditanya Allah di hari akhir kelak. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama memperbaiki sholat, menjadikan sholat sebagai prioritas utama di sela-sela kesibukan dalam keseharian kita. Wallahua’lam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s