Jangan Jadi Dosen Nyebelin

Kehidupan kampus adalah kehidupan yang sangat heterogen, bisa dibilang miniatur dari negara. Kampus menyajikan banyak sekali keunikan-keunikan yang biasanya jarang terjadi di dunia luar kampus. Jelas, adalah suatu keniscayaan apabila dalam suatu kampus mengadakan kegiatan belajar mengajar. Sama seperti SMA atau jenjang lainnya, di kampus juga merupakan gudang ilmu pengetahuan baik dari dosen maupun dari luar itu.

Kebanyakan dari materi terlebih dahulu disampaikan oleh dosen, selebihnya mahasiswa yang mengembangkan materi tersebut. Memang, peran dosen di sini tidak begitu aktif, bisa dibilang hanya sebagai fasilitator atau pintu gerbang dari sebuah gudang ilmu dan selebihnya mahasiswa sendiri lah yang mnejelajahi isi dari gudang tersebut. Dosen juga bisa disebut pemancing atau pengantar ilmu pengetahuan, pengertiannya hampir sama seperti pintu gerbang. Setelah dipancing, maka mahasiswa lah yang mencari umpan-umpan ilmu tersebut.

Peran mahasiswa yang aktif memang menjadi faktor utama dari keberlangsungannya kegiatan belajar mengajar yang efektif. Mahasiswa mencari referensi ilmu, bertanya, diskusi, dan kegiatan lainnya yang menunjang keaktifan mahasiswa. Mahasiswa yang pasif akan menghasilkan kegiatan belajar mengajar yang kurang efektif, ilmu atau materi cenderung hanya berasal dari dosen, apabila dilihat secara sekilas, mahasiswa yang seperti ini cenderung seperti bayi, hanya disuap dan disuap untuk mendapat pasokan ilmu yang sumber paling utamanya dari dosen.

Keunikan lain yang disajikan dalam kehidupan kampus adalah mahasiswa yang sering cabut kelas. Bahasa yang lebih halusnya adalah sering meninggalkan kelas karena keperluan yang sebenarnya tidak terlalu mendesak atau bahkan tidak mendesak sama sekali. Iya, fenomena ini banyak terjadi bisa dibilang hampir di setiap kampus pasti ada yang mengalami hal seperti ini. Tindakan ini pada hakikatnya tidak memberikan efek bagi penyalur ilmu (dosen). Malah mahasiswa sendiri lah yang seharusnya rugi karena tidak mendapat asupan ilmu pengetahuan yang bersumber langsung dari dosen.

Yang menjadi titik soal di sini adalah bagaimana jika seumpama sang dosen lah yang bermasalah. Bukan, bukan dosen yang sering cabut, tetapi lebih kepada dosen yang -seenaknya- saja mengubah jadwal kuliah yang sudah disepakati bersama. Memang, lagi-lagi bukan dosen lah yang dirugikan dalam hal ini, tetapi lagi-lagi mahasiswa lah yang menjadi kambing hitam dari semua kesewenag-wenangan dosen ini. Iya, memang seorang dosen itu tidak hanya mengurusi mahasiswa. Banyak sekali pekerjaan yang lebih penting dan harus segera diselesaikan di luar. Wajar ketika dosen mengubah jadwal kuliah apabila hanya sesekali karena suatu hal. Tetapi bagaimana dengan dosen yang sering melakukan hal ini? Terlebih ketika tiba-tiba saja dosen membatalkan kelas yang seharusnya dimulai pada malam hari dan digantikan pada hari lain. Bisa dibayangkan bagaimana nasib mahasiswa yang sudah menunggu dari sore hari, bagaimana nasib mahasiswa yang bertempat tinggal jauh dari kampus? Kalau dipikir-pikir alangkah baiknya kalau dirumuskan UU yang mengatur tentang hak mahasiswa atau yang mengatur tentang kewenangan dosen yang tidak memberatkan mahasiswa (bagian ini hanya main-main). Memang sebagai mahasiswa tidak ada kewenangan mengatur jadwal kuliah, tetapi alangkah baiknya kalau dosen mengerti keadaan mahasiswa. Bagaimana dengan mahasiswa yang perencana, ketika sudah berencana untuk pergi ke suatu tempat esok harinya, tiba-tiba saja dosen mengganti jam kuliah pada esok hari tersebut. Kesal, pundung, kecewa ketika jadwal yang sudah diatur sedemikian rupa agar tidak bertuburukan dengan jadwal kuliah harus diperbaharui lagi, begitu seterusnya.

Advertisements

2 thoughts on “Jangan Jadi Dosen Nyebelin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s